Tampilkan postingan dengan label Juz 27. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Juz 27. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 April 2013

Tafsir Adz Dzaariyat Ayat 47-60

Ayat 47-51: Di antara tanda-tanda kekuasaan Allah Subhaanahu wa Ta'aala adalah penciptaan langit, bumi dan apa yang ada di antara keduanya, dan keberhakan Allah Subhaanahu wa Ta'aala untuk disembah.

  وَالسَّمَاءَ بَنَيْنَاهَا بِأَيْدٍ وَإِنَّا لَمُوسِعُونَ (٤٧) وَالأرْضَ فَرَشْنَاهَا فَنِعْمَ الْمَاهِدُونَ (٤٨) وَمِنْ كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ     (٤٩) فَفِرُّوا إِلَى اللَّهِ إِنِّي لَكُمْ مِنْهُ نَذِيرٌ مُبِينٌ (٥٠) وَلا تَجْعَلُوا مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ إِنِّي لَكُمْ مِنْهُ نَذِيرٌ مُبِينٌ (٥١)

Terjemah Surat Adz Dzaariyat Ayat 47-51

47. [1]Dan langit Kami bangun dengan kekuasaan (Kami), dan Kami benar-benar meluaskannya[2].

48. Dan bumi telah Kami hamparkan[3]; maka (Kami) sebaik-baik yang menghamparkan.

49. Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan[4] agar kamu ingat (kebesaran Allah)[5].

50. [6]Maka segeralah kembali kepada (menaati) Allah[7]. Sungguh, aku seorang pemberi peringatan[8] yang jelas dari Allah untukmu.

51. Dan janganlah kamu mengadakan Tuhan yang lain selain Allah[9]. Sungguh, aku seorang pemberi peringatan yang jelas dari Allah untukmu.

Tafsir Adz Dzaariyat Ayat 31-46

Juz 27

Ayat 31-37: Kisah Nabi Ibrahim ‘alaihis salam, kabar gembir untuknya dari para malaikat dengan kelahiran Ishaq ‘alaihis salam dan informasi kepadanya tentang pembinasaan kaum Luth.  

قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ أَيُّهَا الْمُرْسَلُونَ (٣١) قَالُوا إِنَّا أُرْسِلْنَا إِلَى قَوْمٍ مُجْرِمِينَ (٣٢) لِنُرْسِلَ عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِنْ طِينٍ (٣٣) مُسَوَّمَةً عِنْدَ رَبِّكَ لِلْمُسْرِفِينَ (٣٤) فَأَخْرَجْنَا مَنْ كَانَ فِيهَا مِنَ الْمُؤْمِنِينَ (٣٥)فَمَا وَجَدْنَا فِيهَا غَيْرَ بَيْتٍ مِنَ الْمُسْلِمِينَ (٣٦) وَتَرَكْنَا فِيهَا آيَةً لِلَّذِينَ يَخَافُونَ الْعَذَابَ الألِيمَ (٣٧)

 

Terjemah Surat Adz Dzaariyat Ayat 31-37

31. Dia (Ibrahim) berkata, "Apakah urusanmu yang penting wahai para utusan[1]?"

32. Mereka menjawab, "Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Luth)[2],

33. agar kami menimpakan mereka dengan batu-batu dari tanah (yang keras),

34. Yang ditandai dari Tuhanmu untuk membinasakan orang-orang yang melampaui batas[3].”

35. Lalu Kami keluarkan orang-orang yang beriman yang berada di dalamnya (negeri kaum Luth) itu[4].

36. Maka Kami tidak mendapati di dalamnya (negeri itu), kecuali sebuah rumah[5] dari orang-orang muslim (Luth).

37. Dan Kami tinggalkan padanya (negeri itu)[6] suatu tanda[7] bagi orang-orang yang takut kepada azab yang pedih[8].

Tafsir Al Hadid Ayat 22-29

Ayat 22-24: Menerima dan ridha kepada qadar Allah, dan peringatan kepada kaum mukmin agar tidak bakhil dan enggan berinfak.

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الأرْضِ وَلا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ (٢٢) لِكَيْلا تَأْسَوْا عَلَى مَا فَاتَكُمْ وَلا تَفْرَحُوا بِمَا آتَاكُمْ وَاللَّهُ لا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ (٢٣) الَّذِينَ يَبْخَلُونَ وَيَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبُخْلِ وَمَنْ يَتَوَلَّ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ (٢٤)

Terjemah Surat Al Hadid Ayat 22-24

22. [1]Setiap bencana yang menimpa di bumi[2] dan yang menimpa dirimu sendiri[3], semuanya telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami mewujudkannya. Sungguh, yang demikian itu mudah bagi Allah.

23. Agar kamu tidak bersedih hati terhadap apa yang luput dari kamu, dan tidak pula terlalu gembira[4] terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong[5] dan membanggakan diri[6],

24. (yaitu) orang-orang yang kikir[7] dan menyuruh orang lain berbuat kikir[8]. Barang siapa berpaling (dari perintah-perintah Allah), maka sesungguhnya Allah, Dia Mahakaya lagi Maha Terpuji.

Ayat 25-26: Pengutusan para rasul dan penjelasan tentang maksud dari diutusnya mereka yaitu menyampaikan petunjuk, kabar gembira dan peringatan, serta penjelasan bahwa besi adalah karunia Allah yang merupakan pokok kekuatan untuk membela agama Allah dan memenuhi kebutuhan hidup.

Tafsir Al Hadid Ayat 13-21

Ayat 13-15: Membicarakan tentang orang-orang munafik, bagaimana mereka bertindak tanpa petunjuk di kegelapan di akhirat sebagaimana mereka di dunia berada dalam kegelapan kebodohan, kesesatan dan keraguan.

يَوْمَ يَقُولُ الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ لِلَّذِينَ آمَنُوا انْظُرُونَا نَقْتَبِسْ مِنْ نُورِكُمْ قِيلَ ارْجِعُوا وَرَاءَكُمْ فَالْتَمِسُوا نُورًا فَضُرِبَ بَيْنَهُمْ بِسُورٍ لَهُ بَابٌ بَاطِنُهُ فِيهِ الرَّحْمَةُ وَظَاهِرُهُ مِنْ قِبَلِهِ الْعَذَابُ (١٣) يُنَادُونَهُمْ أَلَمْ نَكُنْ مَعَكُمْ قَالُوا بَلَى وَلَكِنَّكُمْ فَتَنْتُمْ أَنْفُسَكُمْ وَتَرَبَّصْتُمْ وَارْتَبْتُمْ وَغَرَّتْكُمُ الأمَانِيُّ حَتَّى جَاءَ أَمْرُ اللَّهِ وَغَرَّكُمْ بِاللَّهِ الْغَرُورُ (١٤) فَالْيَوْمَ لا يُؤْخَذُ مِنْكُمْ فِدْيَةٌ وَلا مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مَأْوَاكُمُ النَّارُ هِيَ مَوْلاكُمْ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ (١٥)

Terjemah Surat Al Hadid Ayat 13-15

13. [1]Pada hari orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman, "Tunggulah kami! Kami ingin mengambil cahayamu[2].” (Kepada mereka) dikatakan, "Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu).” Lalu di antara mereka dipasang dinding (pemisah) yang berpintu. Di sebelah dalam ada rahmat[3] dan di luarnya hanya ada azab[4].

14. Orang-orang munafik memanggil orang-orang mukmin, "Bukankah kami dahulu bersama kamu?"[5] Mereka menjawab, "Benar[6], tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri[7], dan kamu hanya menunggu (kekalahan kami), meragukan (janji Allah) dan ditipu oleh angan-angan kosong[8] sampai datang ketetapan Allah[9]; dan penipu (setan) datang memperdaya kamu tentang Allah[10].

15. Maka pada hari ini tidak akan diterima tebusan dari kamu[11] maupun dari orang kafir. Tempat kamu di neraka. Itulah tempat berlindungmu, dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.”

Tafsir Al Hadid Ayat 1-12

Surah Al Hadiid (Besi)

Surah ke-57. 29 ayat. Madaniyyah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Ayat 1-6: Bertasbihnya makhluk kepada Allah Subhaanahu wa Ta'aala, dan penjelasan tentang sifat dan kekuasaan Allah Subhaanahu wa Ta'aala; dimana di Tangan-Nya kerajaan segala sesuatu.

سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ (١) لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (٢) هُوَ الأوَّلُ وَالآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ (٣) هُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِي الأرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيهَا وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنْتُمْ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ (٤) لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَإِلَى اللَّهِ تُرْجَعُ الأمُورُ (٥) يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَهُوَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ (٦)

Terjemah Surat Al Hadid Ayat 1-6

1. [1]Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana[2].

2. Milik-Nyalah kerajaan langit dan bumi[3], Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.

3. Dialah Yang Awal, Yang Akhir[4], Yang Zhahir dan Yang Bathin[5]; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu[6].

4. Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari[7]; kemudian Dia bersemayam di atas ´arsy[8]. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi[9] dan apa yang keluar dari dalamnya[10], apa yang turun dari langit[11] dan apa yang naik ke sana[12]. Dan Dia bersama kamu[13] di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan[14].

5. Milik-Nyalah kerajaan langit dan bumi[15]. Dan hanya kepada Allah segala urusan dikembalikan[16].

6. Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam[17]. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati[18].

Tafsir Al Waqiah Ayat 75-96

Ayat 75-87: Sumpah Allah Subhaanahu wa Ta'aala terhadap keagungan Al Qur’an, dan bahwa ia turun dari Rabbul ‘aalamin dan penjelasan terhadap hal yang akan menimpa manusia ketika sakratul maut.

فَلا أُقْسِمُ بِمَوَاقِعِ النُّجُومِ (٧٥) وَإِنَّهُ لَقَسَمٌ لَوْ تَعْلَمُونَ عَظِيمٌ (٧٦) إِنَّهُ لَقُرْآنٌ كَرِيمٌ (٧٧) فِي كِتَابٍ مَكْنُونٍ (٧٨) لا يَمَسُّهُ إِلا الْمُطَهَّرُونَ (٧٩)تَنْزِيلٌ مِنْ رَبِّ الْعَالَمِينَ (٨٠) أَفَبِهَذَا الْحَدِيثِ أَنْتُمْ مُدْهِنُونَ (٨١)وَتَجْعَلُونَ رِزْقَكُمْ أَنَّكُمْ تُكَذِّبُونَ (٨٢) فَلَوْلا إِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُومَ (٨٣) وَأَنْتُمْ حِينَئِذٍ تَنْظُرُونَ (٨٤) وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْكُمْ وَلَكِنْ لا تُبْصِرُونَ (٨٥)فَلَوْلا إِنْ كُنْتُمْ غَيْرَ مَدِينِينَ (٨٦) تَرْجِعُونَهَا إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ (٨٧)

Terjemah Surat Al Waqiah Ayat 75-87

75. [1]Maka aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang.

76. Dan sesungguhnya itu benar-benar sumpah yang besar sekiranya kamu mengetahui[2],  

77. dan (ini) sesungguhnya Al Quran yang sangat mulia,

78. dalam kitab yang terpelihara (Lauh Mahfuzh)[3],

79. tidak ada yang menyentuhnya selain hamba-hamba yang disucikan[4].

80. Diturunkan dari Tuhan seluruh alam[5].

81. Apakah kamu menganggap remeh berita ini (Al Qur’an)?[6]

82. [7]Dan kamu menjadikan rezeki yang kamu terima (dari Allah) justru untuk mendustakan-Nya[8].

83. Maka kalau begitu mengapa (tidak mencegah) ketika nyawa telah sampai di kerongkongan,

84. dan kamu ketika itu melihat,

85. dan Kami lebih dekat kepadanya[9] daripada kamu, tetapi kamu tidak melihat,

86. maka mengapa jika kamu memang tidak dikuasai (oleh Allah)[10],

87. kamu tidak mengembalikannya (nyawa itu)[11] jika kamu orang yang benar?[12]

Kamis, 04 April 2013

Tafsir Al Waqiah Ayat 57-74

Ayat 57-74: Dalil terhadap kekuasaan Allah Subhaanahu wa Ta'aala yang menunjukkan bahwa Dia berkuasa membangkitkan dan menghisab, serta menyebutkan nikmat Allah Subhaanahu wa Ta'aala dengan adanya tanaman, air dan sumber-sumber api.

نَحْنُ خَلَقْنَاكُمْ فَلَوْلا تُصَدِّقُونَ (٥٧) أَفَرَأَيْتُمْ مَا تُمْنُونَ (٥٨) أَأَنْتُمْ تَخْلُقُونَهُ أَمْ نَحْنُ الْخَالِقُونَ (٥٩) نَحْنُ قَدَّرْنَا بَيْنَكُمُ الْمَوْتَ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوقِينَ    (٦٠) عَلَى أَنْ نُبَدِّلَ أَمْثَالَكُمْ وَنُنْشِئَكُمْ فِي مَا لا تَعْلَمُونَ (٦١) وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ النَّشْأَةَ الأولَى فَلَوْلا تَذَكَّرُونَ (٦٢) أَفَرَأَيْتُمْ مَا تَحْرُثُونَ (٦٣) أَأَنْتُمْ تَزْرَعُونَهُ أَمْ نَحْنُ الزَّارِعُونَ (٦٤) لَوْ نَشَاءُ لَجَعَلْنَاهُ حُطَامًا فَظَلْتُمْ تَفَكَّهُونَ  (٦٥) إِنَّا لَمُغْرَمُونَ (٦٦) بَلْ نَحْنُ مَحْرُومُونَ (٦٧) أَفَرَأَيْتُمُ الْمَاءَ الَّذِي تَشْرَبُونَ (٦٨) أَأَنْتُمْ أَنْزَلْتُمُوهُ مِنَ الْمُزْنِ أَمْ نَحْنُ الْمُنْزِلُونَ (٦٩) لَوْ نَشَاءُ جَعَلْنَاهُ أُجَاجًا فَلَوْلا تَشْكُرُونَ (٧٠) أَفَرَأَيْتُمُ النَّارَ الَّتِي تُورُونَ (٧١) أَأَنْتُمْ أَنْشَأْتُمْ شَجَرَتَهَا أَمْ نَحْنُ الْمُنْشِئُونَ (٧٢) نَحْنُ جَعَلْنَاهَا تَذْكِرَةً وَمَتَاعًا لِلْمُقْوِينَ (٧٣) فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ (٧٤)

Terjemah Surat Al Waqiah Ayat 57-74

57. [1]Kami telah menciptakan kamu, mengapa kamu tidak membenarkan (hari berbangkit)[2]?

58. Maka adakah kamu perhatikan tentang nutfah (mani) yang kamu pancarkan[3].

59. Kamukah yang menciptakannya[4], atau Kamikah penciptanya?

60. Kami telah menentukan kematian masing-masing kamu dan Kami tidak lemah,

61. untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (di dunia) dan membangkitkan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaan yang tidak kamu ketahui.

62. Dan sungguh, kamu telah tahu penciptaan yang pertama, mengapa kamu tidak mengambil pelajaran (untuk penciptaan yang kedua)[5]?

63. [6]Pernahkah kamu perhatikan benih yang kamu tanam?

64. Kamukah yang menumbuhkannya ataukah kami yang menumbuhkan?[7]

Tafsir Al Waqiah Ayat 27-56

Ayat 27-40: Rincian kenikmatan yang diperoleh As-habul yamin.

وَأَصْحَابُ الْيَمِينِ مَا أَصْحَابُ الْيَمِينِ (٢٧) فِي سِدْرٍ مَخْضُودٍ (٢٨) وَطَلْحٍ مَنْضُودٍ (٢٩) وَظِلٍّ مَمْدُودٍ (٣٠) وَمَاءٍ مَسْكُوبٍ (٣١) وَفَاكِهَةٍ كَثِيرَةٍ (٣٢) لا مَقْطُوعَةٍ وَلا مَمْنُوعَةٍ (٣٣) وَفُرُشٍ مَرْفُوعَةٍ (٣٤) إِنَّا أَنْشَأْنَاهُنَّ إِنْشَاءً (٣٥) فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا (٣٦) عُرُبًا أَتْرَابًا (٣٧) لأصْحَابِ الْيَمِينِ (٣٨) ثُلَّةٌ مِنَ الأوَّلِينَ (٣٩) وَثُلَّةٌ مِنَ الآخِرِينَ (٤٠)

Terjemah Surat Al Waqiah Ayat 27-40 

27. [1]Dan golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu.

28. (Mereka) berada di antara pohon bidara yang tidak berduri[2],

29. dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya),

30. dan naungan yang terbentang luas,

31. dan air yang mengalir terus-menerus[3],

32. dan buah-buahan yang banyak,

33. yang tidak berhenti (berbuah) dan tidak terlarang mengambilnya[4].

34. dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk[5].

35. Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) secara langsung[6],

36. lalu Kami jadikan mereka perawan-perawan[7].

37. yang penuh cinta[8] dan sebaya umurnya[9],

38. untuk golongan kanan,

39. segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,

40. dan segolongan besar pula dari orang yang kemudian[10].

Tafsir Al Waqiah Ayat 1-26

Surah Al Waaqi’ah (Hari Kiamat Yang Pasti Terjadi)

Surah ke-56. 96 ayat. Makkiyyah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Ayat 1-10: Di antara peristiwa dahsyat pada hari Kiamat, dan bahwa manusia akan terbagi menjadi tiga golongan; As Saabiqun, As-habul yamin dan As-habusy syimal.

 

إِذَا وَقَعَتِ الْوَاقِعَةُ (١) لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌ (٢) خَافِضَةٌ رَافِعَةٌ (٣) إِذَا رُجَّتِ الأرْضُ رَجًّا (٤) وَبُسَّتِ الْجِبَالُ بَسًّا (٥) فَكَانَتْ هَبَاءً مُنْبَثًّا (٦)وَكُنْتُمْ أَزْوَاجًا ثَلاثَةً (٧) فَأَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ مَا أَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ (٨)وَأَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ مَا أَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ (٩) وَالسَّابِقُونَ السَّابِقُونَ (١٠)

Terjemah Surat Al Waqiah Ayat 1-10

1. [1]Apabila terjadi hari Kiamat,

2. Terjadinya tidak dapat didustakan (disangkal)[2].

3. (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan)[3] dan meninggikan (golongan yang lain)[4].

4. Apabila bumi diguncangkan sedahsyat-dahsyatnya,

5. dan gunung-gunung dihancurluluhkan sehancur-hancurnya,

6. maka jadilah ia debu yang beterbangan[5],

7. dan kamu menjadi tiga golongan[6].

8. yaitu golongan kanan[7], alangkah mulianya golongan kanan itu,

9. dan golongan kiri[8], alangkah sengsaranya golongan kiri itu,

10. dan orang-orang yang paling dahulu (beriman), merekalah yang paling dahulu (masuk surga)[9],

Tafsir Ar Rahman Ayat 46-78

Ayat 46-78: Rincian kenikmatan yang akan diperoleh kaum mukmin dan pujian bagi Allah Subhaanahu wa Ta'aala terhadap hal tersebut.

 

وَلِمَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ جَنَّتَانِ (٤٦) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٤٧) ذَوَاتَا أَفْنَانٍ (٤٨) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٤٩) فِيهِمَا عَيْنَانِ تَجْرِيَانِ (٥٠)فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٥١) فِيهِمَا مِنْ كُلِّ فَاكِهَةٍ زَوْجَانِ (٥٢) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٥٣) مُتَّكِئِينَ عَلَى فُرُشٍ بَطَائِنُهَا مِنْ إِسْتَبْرَقٍ وَجَنَى الْجَنَّتَيْنِ دَانٍ (٥٤) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٥٥) فِيهِنَّ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ لَمْ يَطْمِثْهُنَّ إِنْسٌ قَبْلَهُمْ وَلا جَانٌّ (٥٦) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٥٧)كَأَنَّهُنَّ الْيَاقُوتُ وَالْمَرْجَانُ (٥٨) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٥٩) هَلْ جَزَاءُ الإحْسَانِ إِلا الإحْسَانُ (٦٠) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٦١) وَمِنْ دُونِهِمَا جَنَّتَانِ (٦٢) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٦٣) مُدْهَامَّتَانِ (٦٤) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٦٥) فِيهِمَا عَيْنَانِ نَضَّاخَتَانِ (٦٦) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٦٧) فِيهِمَا فَاكِهَةٌ وَنَخْلٌ وَرُمَّانٌ (٦٨)فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٦٩)فِيهِنَّ خَيْرَاتٌ حِسَانٌ (٧٠) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٧١)حُورٌ مَقْصُورَاتٌ فِي الْخِيَامِ (٧٢) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٧٣) لَمْ يَطْمِثْهُنَّ إِنْسٌ قَبْلَهُمْ وَلا جَانٌّ (٧٤) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٧٥)مُتَّكِئِينَ عَلَى رَفْرَفٍ خُضْرٍ وَعَبْقَرِيٍّ حِسَانٍ (٧٦) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٧٧) تَبَارَكَ اسْمُ رَبِّكَ ذِي الْجَلالِ وَالإكْرَامِ (٧٨)

Terjemah Surat Ar Rahman Ayat 26-45 

46. Dan bagi siapa yang takut akan saat menghadap Tuhannya[1] ada dua surga[2].

47. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

48. Kedua surga itu mempunyai aneka pepohonan dan buah-buahan[3].

49. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

50. Di dalam kedua surga itu ada dua buah mata air yang memancar[4].  

51. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

52. Di dalam kedua surga itu terdapat aneka buah-buahan yang berpasang-pasangan[5].

53. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

54. Mereka bersandar di atas permadani yang bagian dalamnya dari sutera tebal[6]. Dan buah-buahan di kedua surga itu dapat (dipetik) dari dekat[7].

55. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ar Rahman Ayat 26-45

Ayat 26-45: Keadaan pada hari Kiamat, hisab, dan azab bagi orang-orang yang berdosa di neraka Jahanam.

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ (٢٦) وَيَبْقَى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلالِ وَالإكْرَامِ (٢٧)فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٢٨) يَسْأَلُهُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِي شَأْنٍ (٢٩)فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٣٠) سَنَفْرُغُ لَكُمْ أَيُّهَا الثَّقَلانِ (٣١) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٣٢) يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالإنْسِ إِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَنْ تَنْفُذُوا مِنْ أَقْطَارِ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ فَانْفُذُوا لا تَنْفُذُونَ إِلا بِسُلْطَانٍ (٣٣) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٣٤) يُرْسَلُ عَلَيْكُمَا شُوَاظٌ مِنْ نَارٍ وَنُحَاسٌ فَلا تَنْتَصِرَانِ (٣٥) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٣٦) فَإِذَا انْشَقَّتِ السَّمَاءُ فَكَانَتْ وَرْدَةً كَالدِّهَانِ (٣٧) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ    (٣٨) فَيَوْمَئِذٍ لا يُسْأَلُ عَنْ ذَنْبِهِ إِنْسٌ وَلا جَانٌّ (٣٩) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٤٠) يُعْرَفُ الْمُجْرِمُونَ بِسِيمَاهُمْ فَيُؤْخَذُ بِالنَّوَاصِي وَالأقْدَامِ (٤١)فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٤٢)هَذِهِ جَهَنَّمُ الَّتِي يُكَذِّبُ بِهَا الْمُجْرِمُونَ      (٤٣) يَطُوفُونَ بَيْنَهَا وَبَيْنَ حَمِيمٍ آنٍ (٤٤)فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٤٥)

Terjemah Surat Ar Rahman Ayat 26-45

26. Semua yang ada di bumi itu[1] akan binasa.

27. Tetapi zat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran[2] dan kemuliaan[3] tetap kekal.

28. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

29. Apa yang di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya[4]. Setiap waktu Dia dalam kesibukan[5].

30. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

31. Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu[6] wahai (golongan) manusia dan jin.

32. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

33. [7]Wahai golongan jin dan manusia! Jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah. Kamu tidak akan mampu menembusnya kecuali dengan kekuatan[8].

34. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? 

Tafsir Ar Rahman Ayat 1-25

Surah Ar Rahman (Allah Yang Maha Pengasih)

Surah ke-55. 78 ayat. Makkiyyah

  بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Ayat 1-13: Ayat-ayat Allah begitu banyak; baik di langit, di bumi maupun pada penciptaan manusia.

  الرَّحْمَنُ (١)  عَلَّمَ الْقُرْآنَ (٢)خَلَقَ الإنْسَانَ (٣) عَلَّمَهُ الْبَيَانَ (٤) الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ بِحُسْبَانٍ (٥) وَالنَّجْمُ وَالشَّجَرُ يَسْجُدَانِ (٦) وَالسَّمَاءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ الْمِيزَانَ (٧) أَلا تَطْغَوْا فِي الْمِيزَانِ (٨) وَأَقِيمُوا الْوَزْنَ بِالْقِسْطِ وَلا تُخْسِرُوا الْمِيزَانَ (٩) وَالأرْضَ وَضَعَهَا لِلأنَامِ (١٠) فِيهَا فَاكِهَةٌ وَالنَّخْلُ ذَاتُ الأكْمَامِ (١١) وَالْحَبُّ ذُو الْعَصْفِ وَالرَّيْحَانُ (١٢)فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (١٣)

Terjemah Surat Ar Rahman Ayat 1-13

1. [1](Allah) yang Maha Pengasih,

2. Yang telah mengajarkan Al Qur’an[2].

3. Dia menciptakan manusia[3],

4. mengajarnya pandai berbicara[4].

5. Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan[5].

6. Dan tetumbuhan dan pepohonan[6], keduanya tunduk (kepada-Nya).

7. Dan langit telah ditinggikan-Nya[7] dan Dia letakkan keseimbangan (keadilan)[8].

8. Agar kamu jangan merusak keseimbangan itu[9],

9. Dan tegakkanlah keseimbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi keseimbangan itu[10].

10. Dan bumi telah dibentangkan-Nya untuk makhluk(-Nya)[11],

Tafsir Al Qamar Ayat 43-55

Ayat 43-50: Peringatan kepada kaum musyrikin bahwa mereka tidak lebih kuat dari umat-umat yang telah dihancurkan Allah.

  أَكُفَّارُكُمْ خَيْرٌ مِنْ أُولَئِكُمْ أَمْ لَكُمْ بَرَاءَةٌ فِي الزُّبُرِ (٤٣) أَمْ يَقُولُونَ نَحْنُ جَمِيعٌ مُنْتَصِرٌ (٤٤) سَيُهْزَمُ الْجَمْعُ وَيُوَلُّونَ الدُّبُرَ (٤٥) بَلِ السَّاعَةُ مَوْعِدُهُمْ وَالسَّاعَةُ أَدْهَى وَأَمَرُّ (٤٦) إِنَّ الْمُجْرِمِينَ فِي ضَلالٍ وَسُعُرٍ (٤٧)يَوْمَ يُسْحَبُونَ فِي النَّارِ عَلَى وُجُوهِهِمْ ذُوقُوا مَسَّ سَقَرَ (٤٨) إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ (٤٩) وَمَا أَمْرُنَا إِلا وَاحِدَةٌ كَلَمْحٍ بِالْبَصَرِ (٥٠)

Terjemah Surat Al Qamar Ayat 43-50

43. Apakah orang-orang kafir di lingkunganmu (kaum musyrikin) lebih baik dari mereka[1], ataukah kamu telah mempunyai jaminan kebebasan (dari azab) dalam kitab-kitab terdahulu[2]?

44. Atau mereka mengatakan, "Kami ini golongan yang bersatu yang pasti menang."

45. [3]Golongan itu pasti akan dikalahkan dan mereka akan mundur ke belakang[4].

46. Bahkan hari Kiamat itulah hari yang dijanjikan kepada mereka dan hari Kiamat itu lebih dahsyat[5] dan lebih pahit[6].

47. Sungguh, orang-orang yang berdosa[7] berada dalam kesesatan (di dunia)[8] dan akan berada dalam neraka (di akhirat).

48. [9]Pada hari mereka diseret ke neraka pada wajahnya[10]. (Dikatakan kepada mereka), "Rasakanlah sentuhan api neraka."

49. Sungguh, Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran[11].

50. Dan perintah Kami hanyalah (dengan) satu perkataan[12] seperti kejapan mata.

Tafsir Al Qamar Ayat 23-42

Ayat 23-32: Kehancuran kaum Tsamud.

  كَذَّبَتْ ثَمُودُ بِالنُّذُرِ (٢٣) فَقَالُوا أَبَشَرًا مِنَّا وَاحِدًا نَتَّبِعُهُ إِنَّا إِذًا لَفِي ضَلالٍ وَسُعُرٍ (٢٤) أَؤُلْقِيَ الذِّكْرُ عَلَيْهِ مِنْ بَيْنِنَا بَلْ هُوَ كَذَّابٌ أَشِرٌ (٢٥)سَيَعْلَمُونَ غَدًا مَنِ الْكَذَّابُ الأشِرُ (٢٦) إِنَّا مُرْسِلُو النَّاقَةِ فِتْنَةً لَهُمْ فَارْتَقِبْهُمْ وَاصْطَبِرْ (٢٧) وَنَبِّئْهُمْ أَنَّ الْمَاءَ قِسْمَةٌ بَيْنَهُمْ كُلُّ شِرْبٍ مُحْتَضَرٌ (٢٨)فَنَادَوْا صَاحِبَهُمْ فَتَعَاطَى فَعَقَرَ (٢٩) فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ (٣٠) إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ صَيْحَةً وَاحِدَةً فَكَانُوا كَهَشِيمِ الْمُحْتَظِرِ (٣١) وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ (٣٢)

Terjemah Surat Al Qamar Ayat  23-32

23. Kaum Tsamud pun telah mendustakan peringatan itu[1].

24. Maka mereka berkata, "Bagaimana kita akan mengikuti seorang manusia (biasa) di antara kita?" [2] Sungguh, kalau kita begitu kita benar-benar telah sesat dan gila[3].”

25. Apakah wahyu itu diturunkan kepadanya di antara kita?[4] Pastilah dia (Saleh) seorang yang sangat pendusta dan sombong.”

26. [5]Kelak mereka akan mengetahui siapa yang sebenarnya sangat pendusta dan sombong itu[6].

27. Sesungguhnya Kami akan mengirimkan unta betina sebagai cobaan bagi mereka[7], maka tunggulah mereka[8] dan bersabarlah (Saleh)[9].

28. Dan beritahukanlah kepada mereka bahwa air itu dibagi di antara mereka (dengan unta betina itu)[10]; setiap orang berhak mendapat giliran minum.

29. Maka mereka memanggil kawannya[11], lalu dia menangkap (unta itu) dan membunuhnya.

30. Maka betapa dahsyatnya azab-Ku dan peringatan-Ku!

31. Kami kirimkan atas mereka satu suara yang keras mengguntur[12], maka jadilah mereka seperti batang-batang kering yang lapuk.

32. Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?

Tafsir Al Qamar Ayat 1-22

Surah Al Qamar (Bulan)

Surah ke-54. 55 ayat. Makkiyyah

  بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Ayat 1-8: Mukjizat terbelahnya bulan, pendustaan orang-orang Quraisy terhadap mukjizat tersebut, ancaman azab kepada mereka, dan bahwa musuh-musuh Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam akan mengalami kehancuran sebagaimana musuh-musuh para nabi terdahulu.

  اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الْقَمَرُ (١) وَإِنْ يَرَوْا آيَةً يُعْرِضُوا وَيَقُولُوا سِحْرٌ مُسْتَمِرٌّ (٢) وَكَذَّبُوا وَاتَّبَعُوا أَهْوَاءَهُمْ وَكُلُّ أَمْرٍ مُسْتَقِرٌّ (٣) وَلَقَدْ جَاءَهُمْ مِنَ الأنْبَاءِ مَا فِيهِ مُزْدَجَرٌ (٤) حِكْمَةٌ بَالِغَةٌ فَمَا تُغْنِ النُّذُرُ (٥) فَتَوَلَّ عَنْهُمْ يَوْمَ يَدْعُو الدَّاعِ إِلَى شَيْءٍ نُكُرٍ (٦) خُشَّعًا أَبْصَارُهُمْ يَخْرُجُونَ مِنَ الأجْدَاثِ كَأَنَّهُمْ جَرَادٌ مُنْتَشِرٌ (٧) مُهْطِعِينَ إِلَى الدَّاعِ يَقُولُ الْكَافِرُونَ هَذَا يَوْمٌ عَسِرٌ (٨)

Terjemah Surat Al Qamar Ayat 1-8

1. [1] [2]Saat[3] (hari Kiamat) semakin dekat, bulan pun terbelah.

2. Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata, "(Ini adalah) sihir yang terus menerus[4].”

3. Dan mereka mendutakan (Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam) dan mengikuti keinginannya[5], padahal setiap urusan telah ada ketetapannya[6].

4. [7]Dan sungguh, telah datang kepada mereka beberapa kisah[8] yang di dalamnya terdapat ancaman (terhadap kekafiran)[9],

5. (itulah) suatu hikmah yang sempurna[10], tetapi peringatan-peringatan itu tidak berguna (bagi mereka)[11],

6. [12]maka berpalinglah engkau (Muhammad) dari mereka[13]. (Ingatlah) hari (ketika) seorang penyeru (malaikat)[14] mengajak (mereka) kepada sesuatu yang tidak menyenangkan (hari pembalasan),

7. pandangan mereka tertunduk[15], ketika mereka keluar dari kuburan, seakan-akan mereka[16] belalang yang beterbangan[17],

8. dengan patuh mereka segera datang kepada penyeru itu. Orang-orang kafir berkata, "Ini adalah hari yang sulit[18]."

Tafsir An Najm Ayat 42-62

Ayat 42-62: Atsar dari kekuasaan Allah Subhaanahu wa Ta'aala pada makhluk-Nya, dan bahwa Dia berkuasa membangkitkan mereka serta peringatan kepada kaum kafir Mekah dengan azab yang menimpa umat-umat yang mendustakan agar mereka mengambil pelajaran darinya.

 

وَأَنَّ إِلَى رَبِّكَ الْمُنْتَهَى (٤٢) وَأَنَّهُ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَى (٤٣) وَأَنَّهُ هُوَ أَمَاتَ وَأَحْيَا (٤٤) وَأَنَّهُ خَلَقَ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالأنْثَى (٤٥) مِنْ نُطْفَةٍ إِذَا تُمْنَى (٤٦)وَأَنَّ عَلَيْهِ النَّشْأَةَ الأخْرَى (٤٧) وَأَنَّهُ هُوَ أَغْنَى وَأَقْنَى (٤٨) وَأَنَّهُ هُوَ رَبُّ الشِّعْرَى (٤٩)وَأَنَّهُ أَهْلَكَ عَادًا الأولَى (٥٠) وَثَمُودَ فَمَا أَبْقَى     (٥١) وَقَوْمَ نُوحٍ مِنْ قَبْلُ إِنَّهُمْ كَانُوا هُمْ أَظْلَمَ وَأَطْغَى (٥٢) وَالْمُؤْتَفِكَةَ أَهْوَى (٥٣) فَغَشَّاهَا مَا غَشَّى (٥٤) فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكَ تَتَمَارَى (٥٥)هَذَا نَذِيرٌ مِنَ النُّذُرِ الأولَى (٥٦) أَزِفَتِ الآزِفَةُ (٥٧) لَيْسَ لَهَا مِنْ دُونِ اللَّهِ كَاشِفَةٌ (٥٨) أَفَمِنْ هَذَا الْحَدِيثِ تَعْجَبُونَ (٥٩) وَتَضْحَكُونَ وَلا تَبْكُونَ   (٦٠) وَأَنْتُمْ سَامِدُونَ (٦١)فَاسْجُدُوا لِلَّهِ وَاعْبُدُوا (٦٢)

Terjemah Surat Ath Thuur Ayat 31-41

42. dan sesungguhnya kepada Tuhamulah kesudahannya (segala sesuatu)[1],  

43. dan sesungguhnya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis[2],

44. Dan sesungguhnya Dialah yang mematikan dan menghidupkan[3],

45. Dan sesungguhnya Dialah yang menciptakan pasangan laki-laki dan perempuan[4],

46. dari mani, apabila dipancarkan[5],

47. dan sesungguhnya Dialah yang menetapkan penciptaan yang lain (kebangkitan setelah mati)[6],

48. dan sesungguhnya Dialah yang memberikan kekayaan dan kecukupan[7],

Tafsir An Najm Ayat 31-41

Ayat 31-41: Orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar mendapatkan ampunan dan balasan yang baik dari Allah Subhaanahu wa Ta'aala, dan menerangkan tentang pembalasan yang adil yaitu bahwa setiap manusia tidak memperoleh apa-apa selain apa yang dia kerjakan dan usahakan.

وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ لِيَجْزِيَ الَّذِينَ أَسَاءُوا بِمَا عَمِلُوا وَيَجْزِيَ الَّذِينَ أَحْسَنُوا بِالْحُسْنَى (٣١) الَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَائِرَ الإثْمِ وَالْفَوَاحِشَ إِلا اللَّمَمَ إِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الْمَغْفِرَةِ هُوَ أَعْلَمُ بِكُمْ إِذْ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الأرْضِ وَإِذْ أَنْتُمْ أَجِنَّةٌ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ فَلا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَى (٣٢) أَفَرَأَيْتَ الَّذِي تَوَلَّى (٣٣) وَأَعْطَى قَلِيلا وَأَكْدَى (٣٤) أَعِنْدَهُ عِلْمُ الْغَيْبِ فَهُوَ يَرَى (٣٥) أَمْ لَمْ يُنَبَّأْ بِمَا فِي صُحُفِ مُوسَى (٣٦)وَإِبْرَاهِيمَ الَّذِي وَفَّى (٣٧) أَلا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَى (٣٨) وَأَنْ لَيْسَ لِلإنْسَانِ إِلا مَا سَعَى (٣٩) وَأَنَّ سَعْيَهُ سَوْفَ يُرَى (٤٠) ثُمَّ يُجْزَاهُ الْجَزَاءَ الأوْفَى (٤١)

Terjemah Surat Ath Thuur Ayat 31-41

31. [1]Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. (Dengan demikian) Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan dan Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik[2] dengan pahala yang lebih baik (surga)[3].

32. [4](Yaitu) mereka yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji[5], kecuali kesalahan-kesalahan kecil[6]. Sungguh, Tuhanmu Mahaluas ampunan-Nya[7]. Dia mengetahui tentang kamu, sejak dia menjadikan kamu[8] dari tanah lalu ketika kamu masih janin dalam perut ibumu[9]. Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci[10]. Dia mengetahui tentang orang yang bertakwa[11].

33. Maka tidakkah engkau melihat orang yang berpaling (dari Al-Quran)[12]?

34. dan dia memberikan sedikit (dari apa yang dijanjikannya) lalu menahan sisanya[13].

35. Apakah dia mempunyai ilmu tentang yang gaib[14], sehingga dia dapat melihat(nya)?

Tafsir An Najm Ayat 19-30

Ayat 19-30: Batilnya menyembah patung-patung dan berhala-berhala, dimana mereka tidak dapat memberikan manfaat dan menghindarkan bahaya serta celaan keras bagi para penyembahnya.

أَفَرَأَيْتُمُ اللاتَ وَالْعُزَّى (١٩) وَمَنَاةَ الثَّالِثَةَ الأخْرَى (٢٠) أَلَكُمُ الذَّكَرُ وَلَهُ الأنْثَى (٢١) تِلْكَ إِذًا قِسْمَةٌ ضِيزَى (٢٢) إِنْ هِيَ إِلا أَسْمَاءٌ سَمَّيْتُمُوهَا أَنْتُمْ وَآبَاؤُكُمْ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ بِهَا مِنْ سُلْطَانٍ إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلا الظَّنَّ وَمَا تَهْوَى الأنْفُسُ وَلَقَدْ جَاءَهُمْ مِنْ رَبِّهِمُ الْهُدَى (٢٣) أَمْ لِلإنْسَانِ مَا تَمَنَّى (٢٤)فَلِلَّهِ الآخِرَةُ وَالأولَى (٢٥) وَكَمْ مِنْ مَلَكٍ فِي السَّمَاوَاتِ لا تُغْنِي شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًا إِلا مِنْ بَعْدِ أَنْ يَأْذَنَ اللَّهُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَرْضَى (٢٦) إِنَّ الَّذِينَ لا يُؤْمِنُونَ بِالآخِرَةِ لَيُسَمُّونَ الْمَلائِكَةَ تَسْمِيَةَ الأنْثَى (٢٧) وَمَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلا الظَّنَّ وَإِنَّ الظَّنَّ لا يُغْنِي مِنَ الْحَقِّ شَيْئًا (٢٨) فَأَعْرِضْ عَنْ مَنْ تَوَلَّى عَنْ ذِكْرِنَا وَلَمْ يُرِدْ إِلا الْحَيَاةَ الدُّنْيَا (٢٩) ذَلِكَ مَبْلَغُهُمْ مِنَ الْعِلْمِ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اهْتَدَى (٣٠)

Terjemah Surat An Najm Ayat 19-30

19. [1]Maka apakah patut kamu (orang-orang musyrik) menganggap (berhala) Al Lata dan Al Uzza,

20. dan Manat, yang ketiga yang paling kemudian (sebagai anak perempuan Allah)[2]?

21. Apakah (pantas) untuk kamu yang laki-laki dan untuk-Nya yang perempuan?

22. Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil[3].

23. Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan nenek moyangmu mengada-adakannya; Allah tidak menurunkan suatu keterangan apa pun untuk (menyembah)nya. Mereka hanya mengikuti dugaan[4], dan apa yang diingini oleh keinginannya[5]. Padahal sungguh, telah datang petunjuk dari Tuhan mereka[6].

24. [7]Atau apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya?

25. Tidak! Maka milik Allah-lah kehidupan akhirat dan kehidupan dunia[8].

Tafsir An Najm Ayat 1-18

Surah An Najm (Bintang)

Surah ke-53. 62 ayat. Makkiyyah

  بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Ayat 1-18: Tentang mi’raj Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang menjadi mukjizat bagi Beliau dan keajaiban yang Beliau saksikan di kerajaan Allah yang luas.

  وَالنَّجْمِ إِذَا هَوَى (١) مَا ضَلَّ صَاحِبُكُمْ وَمَا غَوَى (٢) وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَى (٣) إِنْ هُوَ إِلا وَحْيٌ يُوحَى (٤) عَلَّمَهُ شَدِيدُ الْقُوَى (٥) ذُو مِرَّةٍ فَاسْتَوَى (٦) وَهُوَ بِالأفُقِ الأعْلَى (٧) ثُمَّ دَنَا فَتَدَلَّى (٨) فَكَانَ قَابَ قَوْسَيْنِ أَوْ أَدْنَى (٩) فَأَوْحَى إِلَى عَبْدِهِ مَا أَوْحَى (١٠) مَا كَذَبَ الْفُؤَادُ مَا رَأَى    (١١) أَفَتُمَارُونَهُ عَلَى مَا يَرَى (١٢) وَلَقَدْ رَآهُ نَزْلَةً أُخْرَى (١٣) عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهَى (١٤) عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَى (١٥) إِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشَى (١٦) مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغَى (١٧) لَقَدْ رَأَى مِنْ آيَاتِ رَبِّهِ الْكُبْرَى (١٨)

Terjemah Surat An Najm Ayat 1-18

1. [1]Demi bintang ketika terbenam.

2. Kawanmu (Muhammad)[2] tidak sesat dan tidak pula keliru.

3. Dan tidaklah yang diucapkannya itu (Al Qur’an) menurut keinginannya.

4. Tidak lain (Al Qur’an itu) adalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)[3].

5. [4]Yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat[5].

6. Yang mempunyai keteguhan[6], maka (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli.

7. Sedang dia berada di ufuk yang tinggi[7].

8. Kemudian dia mendekat (Kepada Muhammad untuk menyampaikan wahyu), lalu bertambah dekat.

9. Sehingga jaraknya (sekitar) dua busur panah atau lebih dekat (lagi)[8].

10. Lalu disampaikannya wahyu kepada hamba-Nya (Muhammad) apa yang telah diwahyukan Allah[9].

Tafsir Ath Thuur Ayat 29-49

Ayat 29-44: Membantah keyakinan orang -orang kafir, menegakkan hujjah terhadap mereka dan menakut-nakuti mereka dengan azab.

  فَذَكِّرْ فَمَا أَنْتَ بِنِعْمَةِ رَبِّكَ بِكَاهِنٍ وَلا مَجْنُونٍ (٢٩) أَمْ يَقُولُونَ شَاعِرٌ نَتَرَبَّصُ بِهِ رَيْبَ الْمَنُونِ (٣٠) قُلْ تَرَبَّصُوا فَإِنِّي مَعَكُمْ مِنَ الْمُتَرَبِّصِينَ (٣١)أَمْ تَأْمُرُهُمْ أَحْلامُهُمْ بِهَذَا أَمْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُونَ (٣٢)أَمْ يَقُولُونَ تَقَوَّلَهُ بَلْ لا يُؤْمِنُونَ (٣٣) فَلْيَأْتُوا بِحَدِيثٍ مِثْلِهِ إِنْ كَانُوا صَادِقِينَ (٣٤) أَمْ خُلِقُوا مِنْ غَيْرِ شَيْءٍ أَمْ هُمُ الْخَالِقُونَ (٣٥) أَمْ خَلَقُوا السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ بَل لا يُوقِنُونَ (٣٦) أَمْ عِنْدَهُمْ خَزَائِنُ رَبِّكَ أَمْ هُمُ الْمُسَيْطِرُونَ (٣٧) أَمْ لَهُمْ سُلَّمٌ يَسْتَمِعُونَ فِيهِ فَلْيَأْتِ مُسْتَمِعُهُمْ بِسُلْطَانٍ مُبِينٍ (٣٨) أَمْ لَهُ الْبَنَاتُ وَلَكُمُ الْبَنُونَ (٣٩) أَمْ تَسْأَلُهُمْ أَجْرًا فَهُمْ مِنْ مَغْرَمٍ مُثْقَلُونَ (٤٠) أَمْ عِنْدَهُمُ الْغَيْبُ فَهُمْ يَكْتُبُونَ (٤١) أَمْ يُرِيدُونَ كَيْدًا فَالَّذِينَ كَفَرُوا هُمُ الْمَكِيدُونَ (٤٢)أَمْ لَهُمْ إِلَهٌ غَيْرُ اللَّهِ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ (٤٣) وَإِنْ يَرَوْا كِسْفًا مِنَ السَّمَاءِ سَاقِطًا يَقُولُوا سَحَابٌ مَرْكُومٌ (٤٤)

Terjemah Surat Ath Thuur Ayat 29-44

29. [1]Maka peringatkanlah[2], karena dengan nikmat Tuhanmu engkau (Muhammad) bukanlah seorang tukang tenung[3] dan bukan pula orang gila[4].

30. Bahkan mereka berkata, "Dia adalah seorang penyair[5] yang kami tunggu-tunggu kecelakaan menimpanya[6].”

31. Katakanlah (Muhammad), "Tunggulah! Sesungguhnya aku pun termasuk orang yang sedang menunggu[7] bersama kamu.”

32. Apakah mereka diperintah oleh pikiran-pikiran mereka untuk mengucapkan tuduhan-tuduhan ini[8] ataukah mereka kaum yang melampaui batas?

33. Ataukah mereka berkata, "Dia (Muhammad) mereka-rekanya[9].” Sebenarnya mereka tidak beriman[10].

34. Maka cobalah mereka membuat yang semisal dengannya (Al Quran) jika mereka orang-orang yang benar[11].

35. Atau apakah mereka tercipta tanpa asal-usul[12] ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)[13]?

36. Ataukah mereka telah menciptakan langit dan bumi[14]? Sebenarnya mereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan)[15].

37. Ataukah di sisi mereka ada perbendaharaan Tuhanmu[16] ataukah mereka yang berkuasa[17]?

38. Atau apakah mereka mempunyai tangga (ke langit) untuk mendengarkan (hal-hal yang gaib)[18]? Maka hendaklah orang yang mendengarkan di antara mereka itu datang membawa keterangan yang nyata[19].