Tampilkan postingan dengan label Tafsir Ar Ruum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tafsir Ar Ruum. Tampilkan semua postingan

Minggu, 31 Maret 2013

Tafsir Ar Ruum Ayat 46-60

Ayat 46-53: Bukti kekuasaan Allah dan keesaan-Nya pada alam semesta, memperhatikan alam dapat menambah keyakinan kepada Allah Subhaanahu wa Ta'aala, dan bahwa hidayah berasal dari Allah Subhaanahu wa Ta'aala.

  وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ يُرْسِلَ الرِّيَاحَ مُبَشِّرَاتٍ وَلِيُذِيقَكُمْ مِنْ رَحْمَتِهِ وَلِتَجْرِيَ الْفُلْكُ بِأَمْرِهِ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ (٤٦)وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ رُسُلا إِلَى قَوْمِهِمْ فَجَاءُوهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ فَانْتَقَمْنَا مِنَ الَّذِينَ أَجْرَمُوا وَكَانَ حَقًّا عَلَيْنَا نَصْرُ الْمُؤْمِنِينَ (٤٧) اللَّهُ الَّذِي يُرْسِلُ الرِّيَاحَ فَتُثِيرُ سَحَابًا فَيَبْسُطُهُ فِي السَّمَاءِ كَيْفَ يَشَاءُ وَيَجْعَلُهُ كِسَفًا فَتَرَى الْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلالِهِ فَإِذَا أَصَابَ بِهِ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ إِذَا هُمْ يَسْتَبْشِرُونَ (٤٨) وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلِ أَنْ يُنَزَّلَ عَلَيْهِمْ مِنْ قَبْلِهِ لَمُبْلِسِينَ (٤٩)فَانْظُرْ إِلَى آثَارِ رَحْمَةِ اللَّهِ كَيْفَ يُحْيِي الأرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا إِنَّ ذَلِكَ لَمُحْيِي الْمَوْتَى وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (٥٠) وَلَئِنْ أَرْسَلْنَا رِيحًا فَرَأَوْهُ مُصْفَرًّا لَظَلُّوا مِنْ بَعْدِهِ يَكْفُرُونَ (٥١) فَإِنَّكَ لا تُسْمِعُ الْمَوْتَى وَلا تُسْمِعُ الصُّمَّ الدُّعَاءَ إِذَا وَلَّوْا مُدْبِرِينَ (٥٢) وَمَا أَنْتَ بِهَادِ الْعُمْيِ عَنْ ضَلالَتِهِمْ إِنْ تُسْمِعُ إِلا مَنْ يُؤْمِنُ بِآيَاتِنَا فَهُمْ مُسْلِمُونَ (٥٣)

Terjemah Surat Ar Ruum Ayat 46-53

46. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya[1] adalah bahwa Dia mengirimkan angin[2] sebagai pembawa berita gembira[3] dan agar kamu merasakan sebagian dari rahmat-Nya[4] dan agar kapal dapat berlayar dengan perintah-Nya[5] dan (juga) agar kamu dapat mencari sebagian dari karunia-Nya[6], dan agar kamu bersyukur[7].

47. Dan sungguh, Kami telah mengutus sebelum engkau (Muhammad) beberapa orang rasul kepada kaumnya[8], mereka datang kepadanya dengan membawa keterangan-keterangan (yang cukup)[9], lalu Kami melakukan pembalasan terhadap orang-orang yang berdosa[10]. Dan merupakan hak Kami menolong orang-orang yang beriman[11].

48. [12]Allahlah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang Dia kehendaki, dan menjadikannya bergumpal-gumpal, lalu engkau melihat hujan keluar dari celah-celahnya[13], maka apabila Dia menurunkannya kepada hamba-hamba-Nya yang Dia kehendaki tiba-tiba mereka bergembira[14].

49. Padahal sebelum hujan diturunkan kepada mereka, mereka benar-benar telah berputus asa.

50. Maka perhatikanlah bekas-bekas rahmat Allah, bagaimana Allah menghidupkan bumi setelah mati (kering). Sungguh, itu berarti Dia pasti (berkuasa) menghidupkan yang telah mati. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu[15]

Tafsir Ar Ruum Ayat 33-45

Ayat 33-36: Sifat-sifat manusia yang tercela.

وَإِذَا مَسَّ النَّاسَ ضُرٌّ دَعَوْا رَبَّهُمْ مُنِيبِينَ إِلَيْهِ ثُمَّ إِذَا أَذَاقَهُمْ مِنْهُ رَحْمَةً إِذَا فَرِيقٌ مِنْهُمْ بِرَبِّهِمْ يُشْرِكُونَ (٣٣) لِيَكْفُرُوا بِمَا آتَيْنَاهُمْ فَتَمَتَّعُوا فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ (٣٤) أَمْ أَنْزَلْنَا عَلَيْهِمْ سُلْطَانًا فَهُوَ يَتَكَلَّمُ بِمَا كَانُوا بِهِ يُشْرِكُونَ (٣٥) وَإِذَا أَذَقْنَا النَّاسَ رَحْمَةً فَرِحُوا بِهَا وَإِنْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ إِذَا هُمْ يَقْنَطُونَ (٣٦)

Terjemah Surat Ar Ruum Ayat 33-36

33. [1]Dan apabila manusia ditimpa oleh suatu bahaya[2], mereka menyeru Tuhannya dengan kembali (bertobat) kepada-Nya[3], kemudian apabila Dia memberikan sedikit rahmat-Nya[4] kepada mereka, tiba-tiba sebagian mereka mempersekutukan Tuhannya[5],

34. Biarkan mereka mengingkari rahmat yang telah Kami berikan. Dan bersenang-senanglah kamu, maka kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu).

35. Atau pernahkah Kami menurunkan kepada mereka keterangan, yang menjelaskan (membenarkan) apa yang selalu mereka persekutukan dengan Tuhan[6]?

36. [7]Dan apabila Kami berikan sesuatu rahmat kepada manusia, niscaya mereka bergembira dengan rahmat itu. Tetapi apabila mereka ditimpa suatu musibah (bahaya) karena kesalahan mereka sendiri, seketika itu mereka berputus asa (dari rahmat-Nya)[8].

Ayat 37-41: Allah Subhaanahu wa Ta'aala mengatur pemberian rezeki dan penggunaannya, keutamaan infak dan sedekah untuk mencari keridhaan Allah Subhaanahu wa Ta'aala, penjelasan bahwa Allah Subhaanahu wa Ta'aala Dialah Yang sendiri menciptakan alam semesta, dan penjelasan bahwa maksiat merupakan sebab kerusakan di bumi.

Tafsir Ar Ruum Ayat 17-32

Ayat 17-26: Perintah menyucikan Allah Subhaanahu wa Ta'aala, bukti-bukti terhadap keberadaan Allah Subhaanahu wa Ta'aala, kekuasaan-Nya dan indahnya perbuatan-Nya di alam semesta.

فَسُبْحَانَ اللَّهِ حِينَ تُمْسُونَ وَحِينَ تُصْبِحُونَ (١٧) وَلَهُ الْحَمْدُ فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَعَشِيًّا وَحِينَ تُظْهِرُونَ (١٨) يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَيُحْيِي الأرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَكَذَلِكَ تُخْرَجُونَ (١٩) وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ إِذَا أَنْتُمْ بَشَرٌ تَنْتَشِرُونَ (٢٠) وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ (٢١) وَمِنْ آيَاتِهِ خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَاخْتِلافُ أَلْسِنَتِكُمْ وَأَلْوَانِكُمْ إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِلْعَالِمِينَ (٢٢)وَمِنْ آيَاتِهِ مَنَامُكُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَابْتِغَاؤُكُمْ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَسْمَعُونَ (٢٣) وَمِنْ آيَاتِهِ يُرِيكُمُ الْبَرْقَ خَوْفًا وَطَمَعًا وَيُنَزِّلُ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَيُحْيِي بِهِ الأرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ (٢٤) وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ تَقُومَ السَّمَاءُ وَالأرْضُ بِأَمْرِهِ ثُمَّ إِذَا دَعَاكُمْ دَعْوَةً مِنَ الأرْضِ إِذَا أَنْتُمْ تَخْرُجُونَ (٢٥) وَلَهُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ كُلٌّ لَهُ قَانِتُونَ (٢٦)

 
Terjemah Surat Ar Ruum Ayat 17-26
17. [1]Maka bertasbihlah kepada Allah[2] pada petang hari dan pada pagi hari (waktu subuh),
 
18. Dan segala puji bagi-Nya baik di langit, di bumi[3], pada malam hari dan pada waktu waktu Zuhur (tengah hari).
 
19. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati[4] dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup[5] dan menghidupkan bumi setelah mati (kering)[6]. Dan seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari kubur)[7].
 
20. [8]Dan di antara tanda-tanda (kekuasaan)-Nya ialah Dia menciptakan kamu dari tanah[9], kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak[10].
 
21. Dan di antara tanda-tanda (kekuasaan)-Nya[11] ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri[12], agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang[13]. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir[14].
 
22. Dan di antara tanda-tanda (kekuasaan)-Nya ialah penciptaan langit dan bumi, perbedaan bahasamu dan warna kulitmu[15]. Sungguh, pada yang demikan itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang-orang yang mengetahui[16].
 
23. Dan di antara tanda-tanda (kekuasaan)-Nya[17] ialah tidurmu pada waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan[18].
 
24. Dan di antara tanda-tanda (kekuasaan)-Nya[19], Dia memperlihatkan kilat kepadamu untuk (menimbulkan) ketakutan[20] dan harapan[21], dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu dengan air itu dihidupkannya bumi setelah mati (kering). Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mengerti[22].

Tafsir Ar Ruum Ayat 1-16

Surah Ar Ruum (Bangsa Romawi)

Surah ke-30. 60 ayat. Makkiyyah

  بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Ayat 1-7: Kebenaran berita Al Qur’an tentang peristiwa yang akan terjadi, berita kemenangan Bangsa Romawi terhadap Bangsa Persia yang musyrik.

الم (١) غُلِبَتِ الرُّومُ (٢) فِي أَدْنَى الأرْضِ وَهُمْ مِنْ بَعْدِ غَلَبِهِمْ سَيَغْلِبُونَ (٣) فِي بِضْعِ سِنِينَ لِلَّهِ الأمْرُ مِنْ قَبْلُ وَمِنْ بَعْدُ وَيَوْمَئِذٍ يَفْرَحُ الْمُؤْمِنُونَ (٤) بِنَصْرِ اللَّهِ يَنْصُرُ مَنْ يَشَاءُ وَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ   (٥) وَعْدَ اللَّهِ لا يُخْلِفُ اللَّهُ وَعْدَهُ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ (٦) يَعْلَمُونَ ظَاهِرًا مِنَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ عَنِ الآخِرَةِ هُمْ غَافِلُونَ (٧

1. Alif laam Miim.

2. Bangsa Romawi[1] telah dikalahkan[2],

3. di negeri yang terdekat[3] dan mereka setelah kekalahannya itu akan menang[4],

4. dalam beberapa tahun lagi[5]. Bagi Allah-lah urusan sebelum dan setelah (mereka menang)[6]. Dan pada hari (kemenangan bangsa Romawi) itu bergembiralah orang-orang yang beriman[7],

5. karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang Dia kehendaki. Dia Mahaperkasa[8] lagi Maha Penyayang[9].

6. (Itulah) janji Allah. Allah tidak akan menyalahi janji-Nya[10], tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui[11].

7. Mereka mengetahui yang lahir (tampak) dari kehidupan dunia[12]; sedangkan terhadap (kehidupan) akhirat mereka lalai[13].