Tampilkan postingan dengan label Tafsir Al Ahqaf. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tafsir Al Ahqaf. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 April 2013

Tafsir Al Ahqaf Ayat 26-35

Ayat 26-28: Peringatan kepada kaum musyrik untuk mengambil pelajaran dari hal yang menimpa umat-umat terdahulu dan agar tidak tertipu dengan kekuatan dan kekayaan, dan bahwa kekuasaan Allah Subhaanahu wa Ta'aala tidak dapat dikalahkan.

  وَلَقَدْ مَكَّنَّاهُمْ فِيمَا إِنْ مَكَّنَّاكُمْ فِيهِ وَجَعَلْنَا لَهُمْ سَمْعًا وَأَبْصَارًا وَأَفْئِدَةً فَمَا أَغْنَى عَنْهُمْ سَمْعُهُمْ وَلا أَبْصَارُهُمْ وَلا أَفْئِدَتُهُمْ مِنْ شَيْءٍ إِذْ كَانُوا يَجْحَدُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَحَاقَ بِهِمْ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ   (٢٦) وَلَقَدْ أَهْلَكْنَا مَا حَوْلَكُمْ مِنَ الْقُرَى وَصَرَّفْنَا الآيَاتِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ (٢٧) فَلَوْلا نَصَرَهُمُ الَّذِينَ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ قُرْبَانًا آلِهَةً بَلْ ضَلُّوا عَنْهُمْ وَذَلِكَ إِفْكُهُمْ وَمَا كَانُوا يَفْتَرُونَ (٢٨)

Tafsir Al Ahqaf Ayat 26-28

26. Dan sungguh, Kami telah meneguhkan kedudukan mereka (dengan kemakmuran dan kekuatan) yang belum pernah Kami berikan kepada kamu[1] dan Kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, penglihatan dan hati[2]; tetapi pendengaran, penglihatan, dan hati mereka itu tidak berguna sedikit pun bagi mereka, karena mereka (selalu) mengingkari ayat-ayat Allah[3], dan (ancaman) azab yang dahulu mereka perolok-olokkan telah mengepung mereka.

27. [4]Dan sungguh, telah Kami binasakan negeri-negeri di sekitarmu[5], dan juga telah Kami jelaskan berulang-ulang tanda-tanda (kebesaran) Kami agar mereka kembali (bertobat).

28. Maka mengapa (berhala-berhala dan tuhan-tuhan) yang mereka sembah selain Allah untuk mendekatkan diri (kepada-Nya) tidak dapat menolong mereka? Bahkan tuhan-tuhan itu telah lenyap dari mereka[6]; dan itulah akibat kebohongan mereka[7] dan apa yang dahulu mereka ada-adakan.

Tafsir Al Ahqaf Ayat 15-25

Ayat 15-18: Pentingnya berbuat ihsan dan berbakti kepada kedua orang tua, serta bahaya durhaka kepada kedua orang tua.

  قُلْ مَا كُنْتُ بِدْعًا مِنَ الرُّسُلِ وَمَا أَدْرِي مَا يُفْعَلُ بِي وَلا بِكُمْ إِنْ أَتَّبِعُ إِلا مَا وَوَصَّيْنَا الإنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلاثُونَ شَهْرًا حَتَّى إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ (١٥) أُولَئِكَ الَّذِينَ نَتَقَبَّلُ عَنْهُمْ أَحْسَنَ مَا عَمِلُوا وَنَتَجاوَزُ عَنْ سَيِّئَاتِهِمْ فِي أَصْحَابِ الْجَنَّةِ وَعْدَ الصِّدْقِ الَّذِي كَانُوا يُوعَدُونَ (١٦) وَالَّذِي قَالَ لِوَالِدَيْهِ أُفٍّ لَكُمَا أَتَعِدَانِنِي أَنْ أُخْرَجَ وَقَدْ خَلَتِ الْقُرُونُ مِنْ قَبْلِي وَهُمَا يَسْتَغِيثَانِ اللَّهَ وَيْلَكَ آمِنْ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ فَيَقُولُ مَا هَذَا إِلا أَسَاطِيرُ الأوَّلِينَ (١٧)أُولَئِكَ الَّذِينَ حَقَّ عَلَيْهِمُ الْقَوْلُ فِي أُمَمٍ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِمْ مِنَ الْجِنِّ وَالإنْسِ إِنَّهُمْ كَانُوا خَاسِرِينَ (١٨)

Tafsir Al Ahqaf Ayat 15-18

15. [1]Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan[2], sehingga apabila dia (anak itu) telah dewasa[3] dan umurnya mencapai empat puluh tahun, ia berdoa, "Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku[4] dan kepada kedua orang tuaku[5] dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridhai; [6]dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sungguh, aku bertobat kepada Engkau[7], dan sungguh, aku termasuk orang muslim.”

16. Mereka itulah[8] orang-orang yang Kami terima amal baiknya yang telah mereka kerjakan[9] dan (orang-orang) yang Kami maafkan kesalahan-kesalahannya, (mereka akan menjadi) penghuni-penghuni surga[10]. Itu janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka[11].

17. [12]Dan orang yang berkata kepada kedua orang tuanya[13], "Ah. Apakah kamu berdua memperingatkan kepadaku bahwa aku akan dibangkitkan (dari kubur), padahal beberapa umat sebelumku telah berlalu[14]? Lalu kedua orang tuanya itu memohon pertolongan kepada Allah seraya berkata, "Celaka kamu, berimanlah![15] Sungguh, janji Allah itu benar.” [16]lalu dia (anak itu) berkata, "Ini hanyalah dongeng orang-orang terdahulu[17].”

18. Mereka itu orang-orang yang telah pasti terkena ketetapan (azab) bersama umat-umat dahulu sebelum mereka, dari golongan jin dan manusia[18]. Mereka adalah orang-orang yang rugi[19].

Tafsir Al Ahqaf Ayat 1-14

Surah Al Ahqaf (Bukit-Bukit Pasir)

Surah ke-46. 35 ayat. Makkiyyah

  بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Ayat 1-5: Kelemahan kaum musyrik dari mendatangkan kitab yang serupa dengan Al Qur’an dan bantahan terhadap orang-orang kafir karena menyembah selain Allah Subhaanahu wa Ta'aala.

حم (١) تَنْزِيلُ الْكِتَابِ مِنَ اللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ (٢) مَا خَلَقْنَا السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا إِلا بِالْحَقِّ وَأَجَلٍ مُسَمًّى وَالَّذِينَ كَفَرُوا عَمَّا أُنْذِرُوا مُعْرِضُونَ (٣) قُلْ أَرَأَيْتُمْ مَا تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَرُونِي مَاذَا خَلَقُوا مِنَ الأرْضِ أَمْ لَهُمْ شِرْكٌ فِي السَّمَاوَاتِ اِئْتُونِي بِكِتَابٍ مِنْ قَبْلِ هَذَا أَوْ أَثَارَةٍ مِنْ عِلْمٍ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ (٤) وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنْ يَدْعُو مِنْ دُونِ اللَّهِ مَنْ لا يَسْتَجِيبُ لَهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَهُمْ عَنْ دُعَائِهِمْ غَافِلُونَ (٥)

Terjemah Surat Al Ahqaf Ayat 1-5

1. Haa Miim.

2. [1]Kitab ini diturunkan dari Allah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.

3. [2]Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar[3] dan dalam waktu yang ditentukan[4]. [5]Namun orang-orang yang kafir berpaling dari peringatan yang diberikan kepada mereka.

4. Katakanlah (Muhammad)[6], "Terangkanlah (kepadaku) tentang apa yang kamu sembah selain Allah; perlihatkan kepada-Ku apa yang telah mereka ciptakan dari bumi, atau adakah peran serta mereka dalam (penciptaan) langit?[7] [8]Bawalah kepadaku kitab yang sebelum (Al Qur’an) ini atau peninggalan dari pengetahuan (orang-orang dahulu)[9], jika kamu orang yang benar."

5. Dan siapakah yang lebih sesat[10] daripada orang-orang yang menyembah selain Allah (sembahan) yang tidak dapat memperkenankan (doa)nya sampai hari Kiamat[11], dan mereka lalai dari (memperhatikan) doa mereka[12]?